Barru News — Kapolsek Mallusetasi AKP Iriansyah resmi dimutasi dari jabatannya seiring dengan bergulirnya mutasi di jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel). Ratusan personel turut mengalami pergeseran posisi dalam rotasi tersebut yang merupakan bagian dari penyegaran di tubuh kepolisian.

Perwira polisi berpangkat AKP tersebut dipindahkan ke Polres Barru dan dipercaya menduduki jabatan baru sebagai Kasubbagkerma Bagops Polres Barru.
Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Sulsel Nomor STR/707/XI/2025/TGL-7-11-2025, yang ditandatangani oleh Karo SDM Polda Sulsel Kombes Pol Aris Haryanto atas nama Kapolda Sulsel.
Pergantian Kepemimpinan di Polsek Mallusetasi
Bersamaan dengan mutasi tersebut, IPTU Muhammad Tang, yang sebelumnya menjabat Wakapolsek Mallusetasi, resmi diangkat menjadi Kapolsek Mallusetasi menggantikan AKP Iriansyah.
Pergantian jabatan ini menandai rotasi struktural di lingkungan Polres Barru dalam rangka pembinaan karier dan penyegaran organisasi.
Baca Juga : Bilqis, Bocah Usia 4 Tahun Diculik Saat Bermain di Taman Pakui Sayang Makassar
“Mutasi merupakan hal biasa dalam tubuh Polri, sebagai bentuk dinamika organisasi dan upaya peningkatan kinerja,” ujar salah satu pejabat di lingkungan Polda Sulsel saat dikonfirmasi, Kamis (13/11/2025).
Latar Belakang Perhatian Publik
Sebelumnya, nama AKP Iriansyah sempat menjadi sorotan publik setelah beredar laporan mengenai dugaan intimidasi terhadap wartawan di wilayah Mallusetasi.
Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak Polda Sulsel mengenai kaitan mutasi ini dengan peristiwa tersebut, perubahan jabatan tersebut tetap menarik perhatian berbagai pihak, khususnya kalangan jurnalis di Barru.
Beberapa organisasi wartawan di daerah itu menyambut baik langkah rotasi tersebut dan berharap agar insiden serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
“Kami menghargai langkah cepat institusi Polri dalam menjaga citra dan profesionalisme aparat di lapangan,” ujar salah satu perwakilan komunitas jurnalis Barru.
Penegasan Komitmen Profesionalisme Polri
Polda Sulsel menegaskan bahwa mutasi personel merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier yang rutin dilakukan demi menjaga profesionalisme dan kinerja di setiap satuan kerja.
“Rotasi jabatan tidak selalu dikaitkan dengan sanksi, namun sebagai bentuk penyegaran dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas,” jelas sumber internal Polda Sulsel.
Dengan pergantian ini, diharapkan pelayanan kepolisian di wilayah Mallusetasi, Kabupaten Barru, semakin optimal, serta hubungan antara aparat keamanan dan insan pers tetap terjaga harmonis dalam semangat transparansi dan profesionalitas.


















