Barru News – Sebuah rumah panggung milik warga di Dusun Lempang, Desa Gattareng, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, hangus terbakar pada Minggu (12/10/2025) sore. Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 16.15 WITA dan membuat warga sekitar panik berhamburan membantu memadamkan api.

Rumah tersebut milik Hammare bin Upe’ (44), seorang petani yang tinggal bersama istri dan anak-anaknya. Menurut keterangan saksi, api pertama kali terlihat dari bagian depan rumah, tepatnya di ruang tamu, sebelum dengan cepat menjalar ke dinding kayu dan teras.
Diduga Akibat Korsleting Listrik
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara pihak kepolisian dan keterangan warga, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Salah satu kabel di ruang tamu diduga mengalami hubungan arus pendek yang kemudian memicu percikan api. Karena material rumah terbuat dari kayu, api cepat membesar dan sulit dikendalikan.
Baca juga : Anggota DPRD Barru Fraksi PDIP Syamsul Rijal Temu Konstituen di Takkalasi
“Api tiba-tiba muncul dari colokan di ruang depan, lalu membesar. Kami berusaha menyiram pakai air seadanya sambil menunggu bantuan datang,” ujar salah satu warga, Rahman (35), yang turut membantu memadamkan api.
Petugas dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Warga bersama aparat Desa Gattareng dan petugas Damkar Barru segera datang ke lokasi beberapa saat setelah kejadian dilaporkan. Dua unit mobil pemadam diterjunkan untuk memadamkan api yang sudah membesar. Setelah sekitar 30 menit berjibaku, api akhirnya berhasil dikendalikan dan tidak sampai menghanguskan seluruh bangunan rumah.
Meski demikian, bagian depan rumah, teras, serta sejumlah perabotan seperti kursi, lemari, dan alat elektronik ludes terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Pemerintah Desa dan Polisi Tinjau Lokasi
Kepala Desa Gattareng bersama petugas dari Polsek Pujananting langsung meninjau lokasi kejadian. Mereka memastikan kondisi keluarga korban dalam keadaan aman dan memberikan bantuan sementara berupa kebutuhan pokok serta bahan bangunan ringan.
Kapolsek Pujananting menyampaikan, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. “Dugaan awal memang korsleting listrik, tapi kami tetap akan periksa bekas titik api dan kabel yang terbakar,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah, terutama pada bangunan berbahan kayu yang mudah terbakar. Pemerintah desa juga mengimbau warga untuk rutin memeriksa kondisi kabel dan stopkontak guna mencegah kebakaran serupa.


















