Barru News – Anggota KPU Barru, H. Abdul Mannan, angkat bicara menanggapi adanya laporan yang masuk ke Bawaslu Barru terkait dugaan pelanggaran oleh lembaga KPU Barru. Menurutnya, penting untuk meluruskan persepsi publik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman, terutama menyangkut tugas dan kewenangan Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) yang selama ini ia emban.

Mannan menegaskan bahwa permasalahan yang dilaporkan bukanlah hasil keputusan atau kebijakan yang diinisiasi oleh Divisi SDM, melainkan merupakan keputusan kolektif kelembagaan KPU Barru secara keseluruhan. “Ini bukan persoalan Divisi SDM. Jangan sampai publik mengira masalah ini muncul karena kelalaian atau keputusan sepihak dari saya. Ini murni kebijakan lembaga,” tegasnya.
Baca Juga : Kadis Pendidikan Wakili Bupati Barru Tutup Puncak Pesta Adat Mappadendang dan Mattojang Di Desa Pacceke
Tanggung Jawab Bersifat Kolektif Kolegial
Dalam penjelasannya, Mannan menyebut bahwa seluruh keputusan strategis di lingkungan KPU Barru diambil berdasarkan mekanisme kolektif kolegial. Artinya, setiap kebijakan melewati proses rapat pleno dan mendapat persetujuan seluruh komisioner. Hal ini menurutnya penting diketahui agar tidak ada pihak yang disudutkan secara pribadi dalam sebuah laporan hukum atau dugaan pelanggaran.
“Kami bekerja atas dasar kolektif kolegial. Jadi kalau ada laporan, itu adalah tanggung jawab lembaga, bukan satu divisi atau individu,” ujarnya menambahkan. Ia berharap klarifikasi ini dapat mengurangi spekulasi yang beredar di masyarakat dan menjaga nama baik para komisioner.
Siap Kooperatif Hadapi Proses Penanganan Laporan
Mannan juga menegaskan bahwa KPU Barru akan bersikap terbuka dan kooperatif dalam menghadapi proses penanganan laporan yang sedang berjalan di Bawaslu. Ia memastikan bahwa pihaknya siap memberikan seluruh data dan dokumen yang diperlukan untuk mendukung proses klarifikasi maupun pemeriksaan.
“Prinsipnya, kami tidak menutup-nutupi apa pun. Jika memang ada hal yang perlu diluruskan, kami siap hadir dan memberikan penjelasan sesuai fakta,” kata Mannan. Ia meyakini bahwa proses ini akan berjalan transparan dan sesuai dengan mekanisme pengawasan yang berlaku.
Harap Tidak Ganggu Tahapan Pemilu
Di sisi lain, Mannan berharap polemik laporan tersebut tidak sampai mengganggu konsentrasi jajaran KPU Barru dalam menjalankan tahapan penyelenggaraan Pemilu yang saat ini tengah berlangsung. Ia menegaskan bahwa seluruh komisioner dan staf tetap fokus bekerja untuk memastikan seluruh agenda berjalan tepat waktu dan sesuai aturan.
“Kami tetap bekerja seperti biasa, karena tahapan pemilu tidak bisa berhenti. Kami yakin persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik tanpa mengganggu tugas utama kami,” pungkasnya.


















