Kronologi Kebakaran
Barru – Sebuah rumah warga di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, ludes dilalap api pada Minggu malam. Peristiwa ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik. Dalam insiden tersebut, seorang nenek berusia 70 tahun mengalami luka bakar cukup serius dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.30 WITA ketika sebagian besar warga sedang beristirahat. Api dengan cepat membesar dan melahap hampir seluruh bagian rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu.
Upaya Pemadaman
Warga sekitar yang panik berusaha membantu dengan peralatan seadanya. Tak lama kemudian, petugas Damkar Barru tiba di lokasi dengan beberapa unit mobil pemadam kebakaran. Api baru berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian, setelah menghanguskan hampir seluruh isi rumah.
Baca Juga : Ular Piton 3 Meter Masuk di Kamar Rumah Kadis PMD Barru, Damkar Evakuasi
Kapolsek setempat mengatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Namun dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang muncul dari instalasi lama di rumah korban.
Korban Luka Bakar
Korban, seorang nenek yang tinggal seorang diri di rumah tersebut, sempat terjebak di dalam saat api mulai membesar. Beruntung warga sekitar berhasil mengevakuasinya sebelum terlambat. Meski demikian, korban mengalami luka bakar di bagian lengan dan kaki. Saat ini kondisinya dilaporkan stabil setelah mendapatkan penanganan medis.
“Korban masih dalam perawatan, tapi alhamdulillah kondisinya sudah mulai membaik. Kami juga akan mendampingi kebutuhan keluarga pasca-musibah ini,” ungkap seorang perwakilan dari pemerintah desa setempat.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Selain menimbulkan korban luka, kebakaran ini juga menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Semua barang berharga dan dokumen penting milik korban ikut terbakar. Pihak pemerintah daerah dan relawan sosial telah menyalurkan bantuan darurat berupa makanan, pakaian, serta tempat tinggal sementara.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya korsleting listrik. Instalasi yang sudah tua dan tidak layak pakai sebaiknya segera diperiksa dan diganti untuk menghindari kejadian serupa.
Harapan Warga
Masyarakat Barru berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah dalam memberikan edukasi dan pemeriksaan instalasi listrik di pemukiman warga, khususnya di rumah-rumah lama yang berpotensi rawan korsleting. Dengan langkah preventif, kejadian kebakaran tragis seperti ini diharapkan tidak terulang lagi.


















